disadur dari seorang teman (Betta Klinik), thanks atas share pengetahuannya
Khusus buat para teman - teman pecinta jenis cupang Bongsor (Extra Large), kali ini saya akan membuka bagi pengalaman tentang bagai mana membuat ikan menjadi bongsor, atau yang memang jenis bahan dasar nya asli dari gender bongsor.
Hal yang pertama kali kita lakukan Ialah dengan menyediakan Kolam Out door Ber Ukuran:
* LEBAR 45cm, 49cm PANJANG & 27cm TINGGI KOLAM (maksimal).
* LEBAR 32cm, 49cm PANJANG & 27ccm TINGGI KOLAM (minimal).
& Sebaik nya Kolam tersebut memiliki pembuangan Pipa di pinggir Kolam agar nanti nya apa bila hujan datang Air kolam tidak meluap keluar
komposisi Unsur Hara di dalam Kolam Outdoor:
* Daun Kiray / Nipah yang sudah kering coklat tua, Arang Kayu, sebagai bahan Hara Penjernih, Penetral Air secara Alami untuk jangka panjang.
* Pohon Eceng Gondok, Kiambang Teratai, se jenis nya sebagai perlindungan Berteduh dari sengatan Matahari & Curah Hujan serta perangsang pembuatan sarang bagi Ikan Cupang tersebut.
* jika bahan komposisi Hara tersebut sulit di dapat kan maka dapat di ganti dengan jenis Daun Ketapang beberapa lembar yang telah di bersihkan lalu dapat di taruh Langsung ke dalam Kolam tersebut.
Langkah Awal:
* Masukan Ikan yang baru di beli beserta Air nya ke dalam Kolam tersebut.
* Bersihkan kolam sebelum Ikan di masukan lalu ke esokan hari nya Ikan baru dapat di masukan.
* Diamkan selama masa waktu kurang lebih 2 Minggu an.
* Tambahkan seper empat Sendok Kecil Garam Dapur yang Ber Yodium.
* Ketingian Air Maksimum Sekitar 19/20cm.
Pola pakan:
* Hari Pertama> Cuk Hitam pagi & sore
* Hari ke Dua> Cuk merah Hidup atau cacing sutra pagi & sore
* Hari ke Tiga> Cuk Hitam pagi hari, Cacing Sutra atau Cuk Merah Hidup yang segar pada sore hari nya
* Hari ke Empat> Cacing sutra atau cuk Merah hidup pagi & sore hari nya.
* Hari ke Lima> Cuk Hitam pagi hari, Cacing sutra atau cuk merah hidup yang segar pada sore hari nya
* Hari ke Enam> Cacing sutra atau cuk Merah hidup pagi & sore hari nya.
* Hari ke Tujuh> Cuk Hitam pagi hari, Cacing sutra atau Cuk Merah hidup yang segar pada sore hari nya
* Dan seterus nya,...
Sebaik nya dapat pula di mix dengan jenis pakan pellet udang ber butir kecil dengan MERK "SUPER FIT" atau MERK PELLET UDANG lain nya sebanyak sekitar 5 s/d 10 butir saja jangan lebih hal ini di berikan ketika pakanan Alami sedang sulit di temukan & untuk pemberian Pakan cukup sehari dua kali saja namun jika untuk Pellet jika ketika kita ingin memberikan nya kembali pada sore (hari nya), masih ada tersisa Pellet sebelum nya yang kita kasih di tempat nya maka tidak perlu di berikan lagi / kembali, biarkan saja tidak perlu di beri pakan lagi sampai ke esokan sore hari nya, kecuali kita akan memberikan jenis Pakan Alami pada sore hari nya baru boleh lah di berikan kembali & silahkan saja.
Takeran Pakan: PEMBERIAN.
* Cukup dua hari sekali saja pagi & sore hari.
* Untuk Cacing Sutra berikan seperempat ujung kelingking jari dewasa saja
* Untuk Cuk Hitam & Cuk Merah Hidup Non (BW) yang berjenis baik, berikan sekitar 20 s/d 30 jenik ekor saja namun jika Cuk Hitam ber ukuran Baby halus bisa di berikan sebanyak 50 ekor jentik, lebih.
* Untuk Pellet Udang 10 butir saja pada pagi atau sore hari nya jangan lebih kecuali memang ikan tersebut memang suka & lahap bisa di berikan sekitar 15 butir kecil saja Cukup.
Proses Rawatan Kolam Oudoor ini biarkan berlangsung selama minimal kurang lebih Dua Mingguan saja setelah itu baru lah Ikan dapat di pindah ke ukuran Aquarium: (Panjang 31cm. Lebar 18cm. Tinggi24cm), lalu setelah Ikan di masukan ke dalam Aquarium tersebut lakukan proses penyedotan 2 hari sekali & seterus nya tambah Air baru & Air (Daun) Saringan Ketapang jika cuaca mulai Dingin jika tidak pun tidak apa - apa, serta lakukan proses penjemuran di pagi / siang hari nya setelah Aquarium Ikan di sedot & di tambah Air endapan (Mineral) baru, selama 20 menit saja.
Selanjut nya Ikan dapat di latih rawat intip kanan kiri atau samping depan & belakang, serta untuk penyortiran Kualitas selanjut nya.
ALASAN, LATAR BELAKANG SECARA FAKTA: HASIL.
* Ikan yang di biarkan rawat di Kolam akan memiliki ke Unggulan lebih Bugar dari pada yang di Rawat di Media Aquarium, Toples & Wadah sejenis nya, karena secara Otomatis Ikan tersebut akan mengalami proses Alami yang secara langsung di rasakan oleh Ikan tersebut, di mana di saat Hujan & sorotan Matahari datang, Ikan tersebut akan merasakan nya.
* Di tambah pola pakan nya yang sangat Se imbang & Cukup tidak berlebihan hanya cukup pagi & sore hari saja, maka Ikan akan tumbuh secara Alami tanpa ada paksaan apapun & biasa nya Ikan akan terus terlihat Bugar Agresif.
* Semakin lama Ikan di Kolam tersebut maka makin baik pula pertumbuhan nya & untuk penyi pon nan (penyedotan) Air kolam gunakan selang yang ber ukuran besar lalu buang sekira nya endapan - endapan daun yang sudah kadarluarsa di dasar kolam Ikan tersebut, sedot Air s/d setengah ketinggian Air kolam tersebut kisaran 10cm ran saja, lalu tambahkan perlahan dengan Air baru endapan sekitar 10 cm ran kembali,. serta di cek pula apa bila ada tanaman air yang sudah membusuk segera di buang namun jika masih bagus biarkan terus di kolam.
* Setiap memasukan Air baru ke dalam Media Ikan apapun jenis yang di gunakan nya wajib lah di saring dengan jenis saringan kotak yang berbahan Halus guna nya agar oksigen Air baru yang di tuang dapat terpecah Oksigen nya secara merata (baik) juga pasti nya dapat meminimalis kotoran Air yang tidak perlu masuk kedalam tempat media Ikan yang di gunakan nya.
* Maka dalam kurun waktu satu bulan kurang lebih, apa pun jenis ikan nya Regular maupun jenis asli Giant, Ikan akan nampak bugar, Bongsor (Extra Large) mungkin bahasa awam nya JUMBO!! & JANGAN KHAWATIR IKAN BAKAL NGE GEREPES RUSAK SIRIP EKOR (DORSAL & FIN) NYA, NAMUN JIKA MASIH TERJADI DEMIKIAN MAKA IKAN TERSEBUT LAH YANG MEMILIKI BAKAT RAPUH PADA BAGIAN YANG RUSAK NYA, & BISA JADI IKAN TERSEBUT TERKENA VELVET NAMUN DAPAT LAH DI PASTIKAN 99 % HASIL NYA IKAN TETAP MULUS, BONGSOR & BUGAR.
Nilai Investasi:
sebenar nya Relatif bisa di katakan Murah atau Mahal balik lagi kepada kemampuan pemelihara Cupang itu sendiri karena di pastikan perlu nya lahan yang Cukup Besar & Aman dari gangguan Tangan - tangan jahil serta gangguan Hewan peliharaan lain nya karena letak nya di Outdoor di mana sudah dapat di pastikan sebaik nya tempat tersebut di jamin aman,. serta Kolam tersebut Nanti nya juga dapat di gunakan untuk Pengobatan Ikan - Ikan yang sakit dari tempat Indoor karena jika Ikan sakit di tempatkan di Kolam tersebut biasanya dapat Pula cepat sembuh nya selama Ikan tersebut memiliki daya tahan tubuh yang baik pula, bahkan tidak perlu di beri Obat - Obatan apa pun kecuali Busung (Kembung) dapat di taburkan Pencahar langsung ke Kolam tersebut, karena unsur Kolam telah terbukti 90% dapat Menuntas kan segala macam penyakit Ikan Cupang,. namun pula harus lah di perhatikan Komposisi Pakan nya jika Ikan sedang mengalami Sakit jangan di beri pakan Macam - Macam selain Cuk Hitam Se Cukup nya saja.
* Selain itu Kolam - Kolam tersebut dapat pula nanti nya sebagai tempat pemijahan, (pembesaran), secara Minimalis s/d Umur 1 bulan nan setelah itu Burayak Dapat di pindah ke tempat yang lebih Besar lagi.
* jadi dapat di pastikan Kolam - Kolam tersebut baik secara Multi Fungsi,. bahkan jika untuk jenis Aduan pun bisa dengan Cara:
Setelah Rawat Putar sekian hari maka Ikan Cupang Jenis Aduan dapat di pindah ke dalam Kolam tersebut selama 3 hari saja setelah itu angkat Istirahat kan beberapa hari lalu Ikan siap di Adu.
Hasil: Ikan Bugar & Agresif namun pola jenis pakan nya tidak boleh dengan cacing sutra, cuk merah hidup pun hanya buat selingan 1 minggu satu kali saja.
* Maka Kolam dapat di buat sesuai kemampuan Biaya yang Anda miliki secara Estimasi nya dapat lah di perhitungkan secara pribadi dengan Bahan Dasar, Semen, Batu Bata & Pipa untuk Saluran Pembuangan Air nya.
Perhatian:
Cara Method perawatan Kolam ini belum dapat di Aplikasikan terhadap jenis Cupang Hias Ekor Lebar seperti HALFMOON & SERIT karena saya pribadi belum mencoba nya,. namun jika untuk kategori PLAKAT REGULAR, GIANT, ADUAN SERTA WILD BETTA, METHOD RAWATAN KOLAM ADALAH YANG TERBAIK!!. Sebelum nanti nya Ikan di pindah ke Aquarium untuk di Display.
Demikian Catatan saya kali ini Khusus nya buat Para Penggemar Ikan Cupang Ber ukuran Bongsor.
Terima kasih semoga Bermanfaat & Selamat Mencoba.
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Showing posts with label Betta splendens. Show all posts
Showing posts with label Betta splendens. Show all posts
Thursday, October 28, 2010
Friday, May 7, 2010
Betta Klinik said: berkomunikasi dengan cupang.
Jika antar sesama manusia atau hewan darat lainnya dapat ber interaksi & berkomunikasi melalui percakapan, suara & isyarat, maka jika di ikan cupang pun sebenar nya ada juga namun yang perlu kita cermati ialah:
bahasa tubuh & prilaku nya, jika kita sangat memahami nya maka kita akan selalu tau apa - apa saja yang di inginkan oleh ikan cupang peliharaan kita tersebut,.
ada pun bahasa tubuh & prilaku ikan cupang yang harus kita pahami ialah:
A. jika ikan di saat sedang berada di tempat nya, seperti:
jantur, aquarium, toples, atau di tempat yang memang bisa di kategorikan luas bagi ikan cupang, lalu ia bergerak ke atas, bawah, kanan & kiri dengan berlari - lari sendiri tanpa ada nya lawan maupun ikan lainnya, maka ikan tersebut bisa jadi sedang merespon bayangan diri nya sendiri, sambil juga merelaksasikan otot - otot nya, sekaligus penjelajahan tempat wilayah ia ber ada.
psychology ikan: sangat sehat & riang gembira.
B. jika ikan senang diam di bawah dasar tempat ia ber ada lalu ia tidak menggerakan sirip ingsang nya benar - benar diam, namun semua sirip ekor nya melebar atau aga mekar & agak miring sedikit, maka ikan tersebut sedang tertidur (bobo).
psychology ikan: sangat sehat & tertidur pulas.
C. ketika ikan setiap sekat pembuka nya di buka (tayang kan) dengan lawan jantan selalu lari -larian, sambil terkadang meliuk - liuk, ingin membikin busa, dengan posisi ekor di bawah (semi kuda laut), & terjadi lebih dari 5 menit tidak galak - galak maka ikan tersebut di nyatakan soubu berat.
psychology ikan: sedang ingin kawin (birahi tinggi).
D. jika ikan sering loncat - loncat ke permukaan air tempat ia tinggal nya, maka sebaik nya tempat ikan tersebut jangan lah di tutup & biar kanlah dalam keadaan terbuka dengan jarak renggang sekat yang agak jauh dengan lawan atau di taruh sendiri tanpa ada sesuatu di sekeliling nya maupun sekat penutup namun hal tersebut akan hilang sendirinya hanya kepanikan sesaat saja maka posisi air pun janganlah terlalu tinggi karena di khawatirkan ikan tersebut dapat loncat ke atas permukaan.
psychology ikan: ke panikan sesaat di tempat yang baru.
E. ikan selalu diam di atas (kuncup) jalan nya sempoyongan tidak stabil terkadang ikan suka menabrak nabrakan diri nya ke kaca aquarium, toples, tempat tinggal nya ia ber ada, seperti memoles - moles kencang maupun pelan.
psychology ikan: positif sedang merasakan sakit ada yang di rasa, karena adanya ke tidak nyamanan maka dengan cara memoles - moles tersebut ikan sedang menggaruk atau ingin mengeluar kan yang tidak enak di dalam badan (sisik) nya.
F. jika ikan suka meliuk - meliuk dengan menguncup kan badan nya lalu bergerak seperti ular, maka ikan tersebut sedang memasuki masa soubu nya.
psychology ikan: ikan baru masuk masa puber nya, pertambahan umur jika dalam waktu seminggu atau satu bulan ikan tersebut melakukan hal tersebut ber ulang - ulang sampai dua tiga kali sebaiknya ikan tersebut akan memasuki masa soubu berat dengan rentan masa yang panjang.
G. ikan selalu rajin bikin busa, ikan tersebut belum tentu soubu berat namun ikan tersebut sedang membuat sarang / busa yang menggumpal atau, wilayah kekuasaan nya (rumah) sebagai tanda bahwa ikan tersebut sudah cukup dewasa mampu mempertahan kan wilayah nya.
psychology ikan: sangat sehat, & type jantan seperti ini type jantan jika di kawinkan nanti nya akan siap mengasuh anak - anak nya.
H. jika ikan belum di beri pakan atau sedikit beraktifitas namun sering mengembang kempiskan labirin kedok nya seprti engap - ngappan dalam waktu jangka lebih dari satu minggu maka ikan tersebut mengalami positif gangguan pernapasan.
psychology ikan: sedang mengalami gangguan lendir pernafasan labirin.
I. ikan selalu mengambil nafas dengan cara menyentak - nyentak & dalam mengambil nafas bisa berkali - kali, & jika berjalan ikan selalu agak sedikit berat kebelakang sambil menyentak.
psychology ikan: ada nya gangguan (gejala) pencernaan (semi soucek) jika di lihat sisik nya belum positif mekar (bangun).
*demikian kurang lebih nya beberapa bahasa tubuh & prilaku pada ikan cupang yang harus kita sikapi dengan bijak, sehingga kita tidak menduga - duga dengan perkiraan yang keliru lagi, semoga catatan klinik kali ini dapat membantu untuk kedepannya bagaimana kita harus tetap memahami apa yang sedang di rasakan oleh ikan cupang kesayangan kita serta solusi nya untuk menghadapi pelbagai kasus serius lainnya.
terima kasih salam klinik & sukses, BERKOMUNIKASI DENGAN CUPANG.
source: http://www.facebook.com/notes/betta-klinik/berkomunikasi-dengan-cupang/416202471702
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
bahasa tubuh & prilaku nya, jika kita sangat memahami nya maka kita akan selalu tau apa - apa saja yang di inginkan oleh ikan cupang peliharaan kita tersebut,.
ada pun bahasa tubuh & prilaku ikan cupang yang harus kita pahami ialah:
A. jika ikan di saat sedang berada di tempat nya, seperti:
jantur, aquarium, toples, atau di tempat yang memang bisa di kategorikan luas bagi ikan cupang, lalu ia bergerak ke atas, bawah, kanan & kiri dengan berlari - lari sendiri tanpa ada nya lawan maupun ikan lainnya, maka ikan tersebut bisa jadi sedang merespon bayangan diri nya sendiri, sambil juga merelaksasikan otot - otot nya, sekaligus penjelajahan tempat wilayah ia ber ada.
psychology ikan: sangat sehat & riang gembira.
B. jika ikan senang diam di bawah dasar tempat ia ber ada lalu ia tidak menggerakan sirip ingsang nya benar - benar diam, namun semua sirip ekor nya melebar atau aga mekar & agak miring sedikit, maka ikan tersebut sedang tertidur (bobo).
psychology ikan: sangat sehat & tertidur pulas.
C. ketika ikan setiap sekat pembuka nya di buka (tayang kan) dengan lawan jantan selalu lari -larian, sambil terkadang meliuk - liuk, ingin membikin busa, dengan posisi ekor di bawah (semi kuda laut), & terjadi lebih dari 5 menit tidak galak - galak maka ikan tersebut di nyatakan soubu berat.
psychology ikan: sedang ingin kawin (birahi tinggi).
D. jika ikan sering loncat - loncat ke permukaan air tempat ia tinggal nya, maka sebaik nya tempat ikan tersebut jangan lah di tutup & biar kanlah dalam keadaan terbuka dengan jarak renggang sekat yang agak jauh dengan lawan atau di taruh sendiri tanpa ada sesuatu di sekeliling nya maupun sekat penutup namun hal tersebut akan hilang sendirinya hanya kepanikan sesaat saja maka posisi air pun janganlah terlalu tinggi karena di khawatirkan ikan tersebut dapat loncat ke atas permukaan.
psychology ikan: ke panikan sesaat di tempat yang baru.
E. ikan selalu diam di atas (kuncup) jalan nya sempoyongan tidak stabil terkadang ikan suka menabrak nabrakan diri nya ke kaca aquarium, toples, tempat tinggal nya ia ber ada, seperti memoles - moles kencang maupun pelan.
psychology ikan: positif sedang merasakan sakit ada yang di rasa, karena adanya ke tidak nyamanan maka dengan cara memoles - moles tersebut ikan sedang menggaruk atau ingin mengeluar kan yang tidak enak di dalam badan (sisik) nya.
F. jika ikan suka meliuk - meliuk dengan menguncup kan badan nya lalu bergerak seperti ular, maka ikan tersebut sedang memasuki masa soubu nya.
psychology ikan: ikan baru masuk masa puber nya, pertambahan umur jika dalam waktu seminggu atau satu bulan ikan tersebut melakukan hal tersebut ber ulang - ulang sampai dua tiga kali sebaiknya ikan tersebut akan memasuki masa soubu berat dengan rentan masa yang panjang.
G. ikan selalu rajin bikin busa, ikan tersebut belum tentu soubu berat namun ikan tersebut sedang membuat sarang / busa yang menggumpal atau, wilayah kekuasaan nya (rumah) sebagai tanda bahwa ikan tersebut sudah cukup dewasa mampu mempertahan kan wilayah nya.
psychology ikan: sangat sehat, & type jantan seperti ini type jantan jika di kawinkan nanti nya akan siap mengasuh anak - anak nya.
H. jika ikan belum di beri pakan atau sedikit beraktifitas namun sering mengembang kempiskan labirin kedok nya seprti engap - ngappan dalam waktu jangka lebih dari satu minggu maka ikan tersebut mengalami positif gangguan pernapasan.
psychology ikan: sedang mengalami gangguan lendir pernafasan labirin.
I. ikan selalu mengambil nafas dengan cara menyentak - nyentak & dalam mengambil nafas bisa berkali - kali, & jika berjalan ikan selalu agak sedikit berat kebelakang sambil menyentak.
psychology ikan: ada nya gangguan (gejala) pencernaan (semi soucek) jika di lihat sisik nya belum positif mekar (bangun).
*demikian kurang lebih nya beberapa bahasa tubuh & prilaku pada ikan cupang yang harus kita sikapi dengan bijak, sehingga kita tidak menduga - duga dengan perkiraan yang keliru lagi, semoga catatan klinik kali ini dapat membantu untuk kedepannya bagaimana kita harus tetap memahami apa yang sedang di rasakan oleh ikan cupang kesayangan kita serta solusi nya untuk menghadapi pelbagai kasus serius lainnya.
terima kasih salam klinik & sukses, BERKOMUNIKASI DENGAN CUPANG.
source: http://www.facebook.com/notes/betta-klinik/berkomunikasi-dengan-cupang/416202471702
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Labels:
Betta splendens,
Knowledge,
the Inspritation
Thursday, April 22, 2010
BMII Press Release: Rebut Kembali Kejayaan Serit ke Indonesia

Siapa yang berani merubah kalimat diatas? Harus berhadapan dulu dengan para pecinta cupang hias di seluruh pelosok Indonesia. Mulai dari petani, hobiis sampai penggila ikan hias asli Indonesia ini pasti tak rela kalau sampai produk aslinya berkibar dengan bendera orang lain.
Mungkin demikian sepintas yang bisa ditangkap dari kegemasan beberapa peternak kawakan, dan pecinta ikan hias dengan melihat kenyataan bahwa dalam kontes-kontes ikan cupang hias (Show Betta) yang diadakan, untuk kelas Crowntail selalu disandang oleh peserta dari luar Indonesia.
Kenyataannya, sejarah lahirnya strain baru dalam dunia ikan cupang hias dengan kemunculan ekor mahkota atas nama A Yusuf pada tahun 2006 begitu mencengangkan. Sejarah lahirnya si ekor mahkota ini, tak lepas dari keuletan beliau pada tahun 1997 dalam menyilangkan Indukan Impor thai warna biru berekor delta dan bergerigi (oleh peternak lokal disebut gir-red), hingga akhirnya muncul empat cupang serit pertama berwarna biru, hijau, abu-abu dan maskot (Cambodian).
Kemunculan Ikan Cupang Serit dipublik dimulai pada Agustus 1998. Tidak menjadi juara, namun banyak diminati karena keunikan sirip dan ekor yang seakan-akan robek dan rusak, namun membentuk keteraturan sendiri. Keunikan inilah yang kemudian menggugah para peternak cupang di Indonesia untuk terus mengembangkannya.
Crowntail, adalah sebuah karya cipta tinggi dari anak negeri ini. Ikan ini juga yang mengangkat sederet nama seperti; Ahmad Yusuf Kamil, Subur Djaelani (Asiong), Henry Gunawan (Henry Yin) dikenal di dunia cupang internasional. Setidaknya sampai tahun 2006 cupang serit milik Walet Fish Collection, Batang, Jawa Tengah telah memenangkan gelar kehormatan Grand Champion pada kontes bergengsi Aquafair 2006 di Malaysia dan Aquaria 2006 di China.
Terinspirasi dengan sejarah crowntail, BMII kepanjangan dari Betta Mania Independen Indonesia mencoba mengangkat kembali kejayaan tersebut dan ingin mengajak semua pecinta ikan cupang hias Indonesia untuk mencintai hasil karya anak negeri ini. Ini tergambar jelas dari logo BMII berupa paduan teratur warna merah putih dan skets crowntail di tengahnya. Setidaknya demikian penjelasan yang diberikan oleh Anton Karnawan (atau akrab dipanggil Boston-red) dan Harry Setiawan, Ketua BMII 2009 - 2011 tentang BMII dan visi untuk memajukan kembali dunia Ikan Cupang Hias Nasional yang sempat terombang-ambing.
BMII dibentuk oleh sekelompok hobiis, peternak, dan pemain kontes cupang hias dari Jakarta, Malang, Bandung dan Yogykarta. Gagasan awal yang menjadi landasan utama dari BMII adalah membangun suatu komunitas ikan cupang hias yang bersifat mandiri dan Independen yang akan menjadi lokomotif pengembangan ikan cupang hias di Indonesia dengan meningkatkan potensi dasar dari potensi sumber daya manusia yakni petani ikan cupang hias di Indonesia.
“Tahun 2010 adalah tahun kebangkitan ikan cupang hias nasional, dan mudah-mudahan fondasi yang sudah dibangun bersama ini akan terwujud. Dan di tahun 2011, Indonesia bisa kembali berkibar di dunia internasional, semoga” jelas Ayi, panggilan Harry Setiawan mengenai visi dan misi yang coba dibangun bersama BMII. “Manfaat ini akan terus terasa dan sinambung untuk penerus yang memang lekat dengan budaya anak negeri ini, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan.”
Satu tahun berkiprah, dimulai dari sebuah obrolan serius di Bandung, BMII kini mulai menancapkan visi dan misinya bagi kemajuan Ikan Cupang Indonesia. Memang masih panjang perjalanan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Mulai dari stabilnya penjualan ikan cupang guna meningkatkan kesejahteraan petani, konsistensi pengadaan kontes dan mempererat tali silaturahmi antar petani (peternak), adalah keinginan yang ingin dicapai melalui dukungan semua pihak yang terlibat.
Sebagai suatu organisasi atau perkumpulan yang bersifat independen visi utama dari BMII adalah menjadi organisasi modern, profesional dan mandiri dengan meningkatkan segenap potensi dan sumber daya Indonesia. Kedepan BMII mempunyai misi untuk meningkatkan kesejahteraan petani ikan cupang hias dengan membangun suatu industri ikan cupang hias di Indonesia secara profesional dan mandiri.
Kontes Ikan cupang hias adalah lokomotif yang akan menggerakkan industri ikan cupang hias di Indonesia dan atas dasar itulah maka pijakan awal sebagai bagian dari pencapaian visi dan misi utama BMII adalah membuat suatu kontes ikan cupang hias yang berkesinambungan dengan standar yang dibangun oleh potensi sumber daya Indonesia, tanpa bergantung oleh negara lain. Dengan bergeraknya roda lokomotif pengembangan cupang hias di Indonesia maka diharapkan industri ikan cupang akan terus tumbuh dan bergerak dengan potensi sumber daya Indonesia yang menjadi subyeknya.
Betta Mania Independen Indonesia (BMII) adalah suatu wadah atau perkumpulan bagi penggemar ikan cupang hias di Indonesia. Pertama kali didirikan di Jakarta, pada tanggal 26 April 2009 yang ditandai dengan dimulainya kontes perdana BMII I di Raiser (Pusat Promosi Ikan Hias), Slipi Jakarta Barat. Sejarah, bahwa slipi tak bisa dihapuskan dengan perkembangan ikan cupang.
Sampai saat ini masih dapat ditemui di sepanjang Petamburan sampai kota bambu, dimana tersebar kolam-kolam bekas pemeliharaan ikan cupang, sampai bidang usaha pendukungnya. Ini yang coba diangkat melalui kegiatan Ulang Tahun ke-1 BMII. Dengan dasar itulah dipilih Pusat Promosi (raiser) ikan hias Slipi sebagai tempat penyelenggaraannya. Dan mudah-mudahan melalui kontes BMII 1st Anniversarry, kita bisa rebut kembali kejayaan itu ke negeri ini.
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Labels:
Betta Agenda,
Betta splendens,
BMII,
Contest,
History,
Show Betta,
Slipi
Monday, April 19, 2010
Slipi dan Perkembangan Cupang Hias Indonesia (Bagian 2 - tamat)
Pada pertengahan tahu 1990-an ikan cupang mulai di konteskan dan di pamerkan keindahan fisiknya tapi mereka belum memisahkan kategorinya seperti sekarang yang memisahkan bentuk sirip maupun warnanya. semenjak adanya kontes konsep ikn cupang dahulu sebagai ikan aduan atau laga berubah menjadi ikan hias.
Kontes ikan menjadi lebih semarak sejak ada pembagian kategori warna dan bentuk sirip. untuk warna ikan cupang jenis serit mempunyai dasar warna terbanyak. bahkan untuk dasar ukurannya ada yang ukuran besar (senior) dan kecil (junior).
Cupang serit merupakan cupang asli Indonesia dan merupakan cupang yang dikembangkan pertama kali oleh peternak-peternak Indonesia. Siripnya yang serupa jarum atau berserit yang merupakan kepanjangan tulang sirip. Cupang serit merupakan kebanggaan bangsa Indonesia dalam memberikan sumbangan pada dunia cupang internasional. Hingga kini Indonesia dikenal sebagai penghasil cupang serit terbaik di dunia. Dalam setiap ajang kontes internasional cupang serit Indonesia selalu merajai kontes kategori serit, bahkan cupang serit milik Walet Fish Collection, Batang, Jawa Tengah telah memenangkan gelar kehormatan Grand Champion pada kontes bergengsi Aquafair 2006 di Malaysia dan Aquaria 2006 di China.
Bermula pada tahun 1997 dari bilangan Haji Ten, Jakarta Timur peternak andal Indonesia Ahmad Yusuf menyilangkan indukan impor Thai berwarna biru yang memiliki ekor delta dan bergerigi (biasa disebut gir oleh kalangan peternak lokal). Setelah beberapa kali dikawinkan maka terciptalah cupang serit yang pertama dengan warna biru, hijau, abu-abu dan maskot (Cambodian).
Untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 1998 cupang serit turun dalam ajang kontes cupang di Pondok Indah Mall Jakarta. 2 ekor cupang serit warna hijau dan maskot walaupun tidak menjadi juara, namun telah mengundang sensasi, karena cupang tersebut berbeda dari kebanyakan cupang ketika itu yang berekor lilin atau slayer. Cupang serit dua tersebut diminati karena bentuk siripnya yang unik seakan-akan ikan yang sobek dan rusak.
Pada bulan Mei 1999 sebelum pemilu, peternak Slipi, Jakarta Barat mulai mengambil indukan cupang serit dari Yusuf. Mulailah Kamil dan kawan-kawan di.Slipi mengembangkan cupang serit dan menjadikan Slipi sebagai sentra cupang serit nasional hingga kini. Dalam perkembangannya serit berkembang menjadi serit dua, empat hingga serit enam belas. Dan muncul pula varian serit balok, serit balon dan serit silang.
Fenomena serit silang telah mengangkat nama Henry Gunawan atau Henry Yin dikancah percupangan internasional sekaligus mengangkat nama Indonesia dipercupangan hias dunia. Serit silang berwarna merah hasil ternakan Subur Jaelani atau lebih dikenal sebagai .Asiong, asal usulnya pun berasal dari Ahmad Yusuf yang dibeli oleh hobbiis pemain kontes Pohin dan diberikan kepada Asiong untuk dikembang biakan dan disilangkan. Hingga kini serit silang berharga tinggi dan sangat dicari-cari oleh para hobbiis karena belum dapat diturunkan secara terus menerus. Seekor serit silang bisa berharga diatas jutaan rupiah. Karena ekornya yang silang melengkung menyerupai mahkota raja serta masih sangat sulit diperoleh serit silang dinamakan King Crowntail atau rajanya cupang serit.
Bisa terlihat, bagaimana Slipi tidak bisa dipisahkan dari Cupang, dan apakah sejarah baru dalam Perkembangan dunia Ikan Cupang Hias akan kembali terjadi? kita buktikan saja pada tanggal 24-25 April 2010 nanti
Sayangnya beberapa narasumber lain yang saya minta secara paksa dan bujukan tidak memiliki dokumentasi pendukung untuk ini. Untuk itu melalui artikel yang saya susun secara serampangan ini, saya mengajak teman2 untuk melengkapi dan memperkaya khazanah pengetahuan kita.
sumber bacaan:
Atmadjaja, J. dan Sitanggang, M. Panduan Lengkap Budi daya & Perawatan Cupang Hias, hal 13 - 15, Jakarta, Agromedia, 2008
http://www.inbs-club.com/phpbb/viewtopi ... 856#p17481
http://books.google.com/books?id=N5jc0h ... PI&f=false
http://jurnalmedika.com/edisi-11-2009/1 ... -sppd-khom
http://sucipto.web.id/info/category/sejarah/page/6/
http://hkbp-slipi.blogspot.com/p/sejara ... pi_24.html
http://artikelindonesia.com/search/Seja ... -+Forum+...
http://infoikancupang.blogspot.com/2009 ... nesia.html
http://dev.progind.net/modules/smartsec ... itemid=117
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Kontes ikan menjadi lebih semarak sejak ada pembagian kategori warna dan bentuk sirip. untuk warna ikan cupang jenis serit mempunyai dasar warna terbanyak. bahkan untuk dasar ukurannya ada yang ukuran besar (senior) dan kecil (junior).
Cupang serit merupakan cupang asli Indonesia dan merupakan cupang yang dikembangkan pertama kali oleh peternak-peternak Indonesia. Siripnya yang serupa jarum atau berserit yang merupakan kepanjangan tulang sirip. Cupang serit merupakan kebanggaan bangsa Indonesia dalam memberikan sumbangan pada dunia cupang internasional. Hingga kini Indonesia dikenal sebagai penghasil cupang serit terbaik di dunia. Dalam setiap ajang kontes internasional cupang serit Indonesia selalu merajai kontes kategori serit, bahkan cupang serit milik Walet Fish Collection, Batang, Jawa Tengah telah memenangkan gelar kehormatan Grand Champion pada kontes bergengsi Aquafair 2006 di Malaysia dan Aquaria 2006 di China.
Bermula pada tahun 1997 dari bilangan Haji Ten, Jakarta Timur peternak andal Indonesia Ahmad Yusuf menyilangkan indukan impor Thai berwarna biru yang memiliki ekor delta dan bergerigi (biasa disebut gir oleh kalangan peternak lokal). Setelah beberapa kali dikawinkan maka terciptalah cupang serit yang pertama dengan warna biru, hijau, abu-abu dan maskot (Cambodian).
Untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 1998 cupang serit turun dalam ajang kontes cupang di Pondok Indah Mall Jakarta. 2 ekor cupang serit warna hijau dan maskot walaupun tidak menjadi juara, namun telah mengundang sensasi, karena cupang tersebut berbeda dari kebanyakan cupang ketika itu yang berekor lilin atau slayer. Cupang serit dua tersebut diminati karena bentuk siripnya yang unik seakan-akan ikan yang sobek dan rusak.
Pada bulan Mei 1999 sebelum pemilu, peternak Slipi, Jakarta Barat mulai mengambil indukan cupang serit dari Yusuf. Mulailah Kamil dan kawan-kawan di.Slipi mengembangkan cupang serit dan menjadikan Slipi sebagai sentra cupang serit nasional hingga kini. Dalam perkembangannya serit berkembang menjadi serit dua, empat hingga serit enam belas. Dan muncul pula varian serit balok, serit balon dan serit silang.
Fenomena serit silang telah mengangkat nama Henry Gunawan atau Henry Yin dikancah percupangan internasional sekaligus mengangkat nama Indonesia dipercupangan hias dunia. Serit silang berwarna merah hasil ternakan Subur Jaelani atau lebih dikenal sebagai .Asiong, asal usulnya pun berasal dari Ahmad Yusuf yang dibeli oleh hobbiis pemain kontes Pohin dan diberikan kepada Asiong untuk dikembang biakan dan disilangkan. Hingga kini serit silang berharga tinggi dan sangat dicari-cari oleh para hobbiis karena belum dapat diturunkan secara terus menerus. Seekor serit silang bisa berharga diatas jutaan rupiah. Karena ekornya yang silang melengkung menyerupai mahkota raja serta masih sangat sulit diperoleh serit silang dinamakan King Crowntail atau rajanya cupang serit.
Bisa terlihat, bagaimana Slipi tidak bisa dipisahkan dari Cupang, dan apakah sejarah baru dalam Perkembangan dunia Ikan Cupang Hias akan kembali terjadi? kita buktikan saja pada tanggal 24-25 April 2010 nanti
Sayangnya beberapa narasumber lain yang saya minta secara paksa dan bujukan tidak memiliki dokumentasi pendukung untuk ini. Untuk itu melalui artikel yang saya susun secara serampangan ini, saya mengajak teman2 untuk melengkapi dan memperkaya khazanah pengetahuan kita.
sumber bacaan:
Atmadjaja, J. dan Sitanggang, M. Panduan Lengkap Budi daya & Perawatan Cupang Hias, hal 13 - 15, Jakarta, Agromedia, 2008
http://www.inbs-club.com/phpbb/viewtopi ... 856#p17481
http://books.google.com/books?id=N5jc0h ... PI&f=false
http://jurnalmedika.com/edisi-11-2009/1 ... -sppd-khom
http://sucipto.web.id/info/category/sejarah/page/6/
http://hkbp-slipi.blogspot.com/p/sejara ... pi_24.html
http://artikelindonesia.com/search/Seja ... -+Forum+...
http://infoikancupang.blogspot.com/2009 ... nesia.html
http://dev.progind.net/modules/smartsec ... itemid=117
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Labels:
Betta splendens,
Cupang,
Hobby and Interest,
Show Betta,
Sisi lain
Thursday, April 8, 2010
Kiat Sukses Wirausaha Cupang Hias
Kiat sukses berwirauasaha ikan cupang memang cukup menjanjikan, karena penggemar ikan yang satu ini bukan hanya dari kalangan anak-anak saja tapi juga dari kalangan dewasa pun sangat menyenangi jenis ikan hias ini,,, begitu pula dengan saya…dalam artikel ini yang akan kita bahas adalah kiat sukses berwirausaha ikan cupang.
Ikan cupang terbagi menjadi dua menurut fungsinya/variantnya yaitu:
1.cupang hias
Cupang hias merupakan jenis ikan cupang yang lebih cenderung digunakan untuk hiasan, bukan pajangan dinding atau hiasan lainya,,tapi cupang hias ini lebih cenderung menjadi hiasan aquarium, Cupang hias lebih cenderung mempunyai bentuh tubuh dan warna yang indah, biasanya cupang hias memiliki ekor yang panjang karena alasan itulah jenis dari cupang ini dijadikan cupang hias, pada artikel ini saya tidak akan menjelaskan apa itu ikan cupang secara mendetil ,,artikel berikutnya baru saya akan membahasnya secara mendetil.
Cupang hias pada kenyataanya sangat banyak yang menyukai dan memeliharanya, hal ini berarti suatu prospek bisnis untuk menjadikan cupang hias sebagai wirausaha kita yang baru, harga cupang hias dipasaran sangat variatif hal ini disebabkan banyaknya variant dari cupang hias tersebut, rata-rata harga cupang hias dipasaran berkisar antara Rp.10.000-Rp.500.000.
Memelihara cupang hias juga tidak sembarangan, ada trik dan cara husus untuk memeliharanya agar cupang hias terlihat menarik, jika kita terlihat menarik maka akan menarik minat para pembeli untuk membeli cupang hias anda, hal ini dilakukan karena banyaknya persaingan dalam hal wirausaha ikan hias ini, mau tidak mau anda harus mempunyai cupang hias yang berkualitas dan dengan harga yang murah.
Rahasia berwirausaha cupang hias adalah anda harus mengembangbiakan cupang hias tersebut kerana jika anda membeli bibit cupang hias maka anda harus mengeluarkan modal secara terus menerus, asumsikan jika anda membeli satu ekor bibit cupang hias berumur satu bulan dengan harga=Rp.5000 dan anda harus memelihara cupang hias tersebut selama 3 bulan agar cupang hias tersebut mempunyai harga yang lebih tinggi karena sudah terhitung cupang hias dewasa, asumsikan jika anda menjual cupang hias tersebut dengan harga =Rp.10.000, anda hanya mendapatkan untung sekitar Rp.5000, bayangkan jika anda membeli ratusan bibit cupang hias berapa modal yang anda perlukan ketimbang anda harus mengembangbikan sendiri.
Indukan cupang hias mempunyai harga yang variatif, dalam hal ini saya akan memberikan kiat sukses berwirausaha cupang hias, hal ini pernah saya lakukan ketika saya menjadi peternak dan pewirausaha cupang hias, yang pertama adalah:
-jika target pasar anda bukan kolektor cupang hias atau target pasar anda hanya para penyenang cupang hias, belilah indukan cupang hias yang harganya berkisar Rp.10.000-Rp.50.000 saja, ingat anda bukan kolektor cupang hias tapi anda adalah pembisnis cupang hias, saya sarankan untuk membeli 5 ekor indukan cupang hias jantan, dan 10 ekor indukan cupang hias betina, pilihlah cupang hias yang menurut anda bagus dan menarik,dan perhatikan kerapatan sirip-sirip cupang hias tersbut,saat membeli indukan cupang hias jantan pilihlah yang berukuran besar, betina pilihlah yang sudah siap bertelur dan berkualitas,,karena pada cupang hias gen pada anakan cupang hias akan lebih cenderung mirip ke ibunya(sibetina),oleh karena itu carilah indukan betina yang benar-benar berkualitas.
-tempat untuk pemeliharaan cupang hias harus besar, usahakan menggunakan aquarium jangan menggunakan toples atau botol yang berukuran kecil, perkirakan saja wadahnya antara lebar 30 cm,tinggi 20cm,,jangan terlalu besar pula karena akan menghabiskan tempat dan saat penggantian airnya akan merepotkan..ya anda pikirkan permasalahan wadah ikan tersebut harus dapat mempbuat cupang hias tersebut merasa leluasa bergerak dan melebarkan sirip-siripnya.
-gantilah air tempat cupang hias berada sebanyak 1 atau 2 hari sekali, tergantung ukuran wadah tempat cupang hias tersebut dan kejernihan airnya,saat mengganti airnya guanakanlah air yang telah di enabkan atau jangan gunakan air yang langsung dari keran atau pam air karena ph air yang langsung dari keran atau pam sangat tidak sesuai untuk cupang hias, setelah air diganti sebelum cupang hias dimasukan taruhlah garam dapur sedikit saja sesuaikan dengan ukuran wadahnya, saya sarankan menggunakan sendok kecil untuk makanan anak-anak karena ukuranya sangat kecil dan mudah untuk mengatur banyak garamnya, hal ini dilakukan agar mencegah cupang hias dari penyakit.
-berikan Blitsitz atau rendaman daun ketapang, mungkin jika anda mencari daun ketapang sudah sangat sulit tapi sekarang ada gantinya yaitu blitsitz atau lebih dikenal dengan obat tetes ikan yang berwarna biru ,yang dijual di setiap took-toko ikan hias, harganya murah ko berkisar antara Rp.10.000-Rp.15.000, berikan blitsitz saat mengganti air dengan takaran satu tetes saja.
-pemberian pakan cupang hias, pemberian pakan lebih baik dilakukan 2 kali sehari, dan pemberian pakan lebih baik berupa jentik nyamuk yang masih berukuran kecil jangan gunakan jentik nyamuk yang berukuran bersar atau yang hamper menjadi nyamuk.
Cukup sekian dulu ya…mohon maaf saya akan menyambung artikel ini pada artikel berikutnya….nanti pasti saya lanjutkan ko…jika ada pertanyaan atau masukan tuliskan pertanayaan dan masukan di komentar…
terimakasih…
sumber: http://www.panduan-sukses.com/kiat-sukses-wirausaha-cupang-hias/
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Ikan cupang terbagi menjadi dua menurut fungsinya/variantnya yaitu:
1.cupang hias
Cupang hias merupakan jenis ikan cupang yang lebih cenderung digunakan untuk hiasan, bukan pajangan dinding atau hiasan lainya,,tapi cupang hias ini lebih cenderung menjadi hiasan aquarium, Cupang hias lebih cenderung mempunyai bentuh tubuh dan warna yang indah, biasanya cupang hias memiliki ekor yang panjang karena alasan itulah jenis dari cupang ini dijadikan cupang hias, pada artikel ini saya tidak akan menjelaskan apa itu ikan cupang secara mendetil ,,artikel berikutnya baru saya akan membahasnya secara mendetil.
Cupang hias pada kenyataanya sangat banyak yang menyukai dan memeliharanya, hal ini berarti suatu prospek bisnis untuk menjadikan cupang hias sebagai wirausaha kita yang baru, harga cupang hias dipasaran sangat variatif hal ini disebabkan banyaknya variant dari cupang hias tersebut, rata-rata harga cupang hias dipasaran berkisar antara Rp.10.000-Rp.500.000.
Memelihara cupang hias juga tidak sembarangan, ada trik dan cara husus untuk memeliharanya agar cupang hias terlihat menarik, jika kita terlihat menarik maka akan menarik minat para pembeli untuk membeli cupang hias anda, hal ini dilakukan karena banyaknya persaingan dalam hal wirausaha ikan hias ini, mau tidak mau anda harus mempunyai cupang hias yang berkualitas dan dengan harga yang murah.
Rahasia berwirausaha cupang hias adalah anda harus mengembangbiakan cupang hias tersebut kerana jika anda membeli bibit cupang hias maka anda harus mengeluarkan modal secara terus menerus, asumsikan jika anda membeli satu ekor bibit cupang hias berumur satu bulan dengan harga=Rp.5000 dan anda harus memelihara cupang hias tersebut selama 3 bulan agar cupang hias tersebut mempunyai harga yang lebih tinggi karena sudah terhitung cupang hias dewasa, asumsikan jika anda menjual cupang hias tersebut dengan harga =Rp.10.000, anda hanya mendapatkan untung sekitar Rp.5000, bayangkan jika anda membeli ratusan bibit cupang hias berapa modal yang anda perlukan ketimbang anda harus mengembangbikan sendiri.
Indukan cupang hias mempunyai harga yang variatif, dalam hal ini saya akan memberikan kiat sukses berwirausaha cupang hias, hal ini pernah saya lakukan ketika saya menjadi peternak dan pewirausaha cupang hias, yang pertama adalah:
-jika target pasar anda bukan kolektor cupang hias atau target pasar anda hanya para penyenang cupang hias, belilah indukan cupang hias yang harganya berkisar Rp.10.000-Rp.50.000 saja, ingat anda bukan kolektor cupang hias tapi anda adalah pembisnis cupang hias, saya sarankan untuk membeli 5 ekor indukan cupang hias jantan, dan 10 ekor indukan cupang hias betina, pilihlah cupang hias yang menurut anda bagus dan menarik,dan perhatikan kerapatan sirip-sirip cupang hias tersbut,saat membeli indukan cupang hias jantan pilihlah yang berukuran besar, betina pilihlah yang sudah siap bertelur dan berkualitas,,karena pada cupang hias gen pada anakan cupang hias akan lebih cenderung mirip ke ibunya(sibetina),oleh karena itu carilah indukan betina yang benar-benar berkualitas.
-tempat untuk pemeliharaan cupang hias harus besar, usahakan menggunakan aquarium jangan menggunakan toples atau botol yang berukuran kecil, perkirakan saja wadahnya antara lebar 30 cm,tinggi 20cm,,jangan terlalu besar pula karena akan menghabiskan tempat dan saat penggantian airnya akan merepotkan..ya anda pikirkan permasalahan wadah ikan tersebut harus dapat mempbuat cupang hias tersebut merasa leluasa bergerak dan melebarkan sirip-siripnya.
-gantilah air tempat cupang hias berada sebanyak 1 atau 2 hari sekali, tergantung ukuran wadah tempat cupang hias tersebut dan kejernihan airnya,saat mengganti airnya guanakanlah air yang telah di enabkan atau jangan gunakan air yang langsung dari keran atau pam air karena ph air yang langsung dari keran atau pam sangat tidak sesuai untuk cupang hias, setelah air diganti sebelum cupang hias dimasukan taruhlah garam dapur sedikit saja sesuaikan dengan ukuran wadahnya, saya sarankan menggunakan sendok kecil untuk makanan anak-anak karena ukuranya sangat kecil dan mudah untuk mengatur banyak garamnya, hal ini dilakukan agar mencegah cupang hias dari penyakit.
-berikan Blitsitz atau rendaman daun ketapang, mungkin jika anda mencari daun ketapang sudah sangat sulit tapi sekarang ada gantinya yaitu blitsitz atau lebih dikenal dengan obat tetes ikan yang berwarna biru ,yang dijual di setiap took-toko ikan hias, harganya murah ko berkisar antara Rp.10.000-Rp.15.000, berikan blitsitz saat mengganti air dengan takaran satu tetes saja.
-pemberian pakan cupang hias, pemberian pakan lebih baik dilakukan 2 kali sehari, dan pemberian pakan lebih baik berupa jentik nyamuk yang masih berukuran kecil jangan gunakan jentik nyamuk yang berukuran bersar atau yang hamper menjadi nyamuk.
Cukup sekian dulu ya…mohon maaf saya akan menyambung artikel ini pada artikel berikutnya….nanti pasti saya lanjutkan ko…jika ada pertanyaan atau masukan tuliskan pertanayaan dan masukan di komentar…
terimakasih…
sumber: http://www.panduan-sukses.com/kiat-sukses-wirausaha-cupang-hias/
Knowledge is not mine and never be mine, it belongs to everyone who had will to have and spread it
Labels:
Betta splendens,
Cupang,
Hobby and Interest,
Literature,
the Knowledge
Subscribe to:
Posts (Atom)
